Keteng-keteng


 Keteng-keteng terbuat dari bambu yang telah tua. Dipotong dengan ukuran tertentu sesuai ukuran ruasnya. Kemudian kulit bambu pada bagian tengah dikupas beberapa bagian dengan ukuran-ukuran kecil. Namun kupasan itu tidak sampai lepas. Kedua ujung kupasan itu masih melekat. Kulit bambu yang terkelupas itu seolah menjadi senar.


Lalu di beberapa kupasan itu diganjal dengan kayu atau bambu. Karena diganjal itu, membuat beberapa senar menonjol ke atas. Umumnya ada tiga senar yang menonjol. Dua di antaranya berdekatan dan satunya lagi terpisah. Senar inilah yang dipukul sehingga menghasilkan suara. Alat pemukulnya juga terbuat dari bambu.


Sedangkan ganjalan itu juga dapat berfungsi sebagai alat untuk menyetem ketat tidaknya senar (kulit bambu) itu sendiri. Semakin ketat maka suara yang dihasilkannya semakin tinggi. Sedangkan untuk output suara, pada bagian tertentu, bambu itu dilubangi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sasando

Seruling

Gerantang